Rabu 23 Januari jam 09.00 ditengah hiruk pikuk registrasi ulang semester genap, puluhan mahasiswa yang menamakan dirinya FGMPK (Front Gerakan Mahasiswa Peduli Kampus) mengadakan unjuk rasa di depan rektorat STAIN Ponorogo. Mereka membuat mimbar bebas dengan menggelar poster serta menggunakan sound system ukuran besar. Mewakili mahasiswa STAIN Ponorogo mereka menuntut:
1. Kembalikan Fungsi Graha Watu Dhakon sebagai fasilitas mahasiswa secara lengkap
2. Tolak Komersialisasi Graha Watu Dhakon
3. Seimbangkan jumlah fasilitas internet dengan kapasitas Mahasiswa
4. Tingkatkan akselerasi internet kampus
5. Realisasikan internet gratis pada seluruh mahasiswa
Setelah hampir satu jam menyuarakan tuntutan, akhirnya ketua STAIN Ponorogo Drs, Rodli Makmun, M.Ag, beserta Pembantu Ketua turun menemui mahasiswa untuk melakukan dialog. Karena tempat untuk dialog tidak memadai akhirnya pindah ke Graha Watoe Dhakon. Pada kesempatan tersebut, ketua STAIN menyatakan menerima aspirasi mahasiswa.
Yup, kita tunggu saja kedepannya apakah janji akan terealisasi atau tidak. Yang jelas sebagai mahasiswa selain harus kritis juga bisa menganalisis segala sesuatu permasalahan dari sudut pandang positif. Hidup mahasiswa!